Barokah Dalam Islam
Allah Sumber
Barokah
تَبَارَكَ
الَّذِي بِيَدِهِ الْمُلْكُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
Maha Suci (Maha
Barokah) Allah Yang di tangan-Nyalah segala kerajaan, dan Dia Maha Kuasa atas
segala sesuatu. (QS. Al-Mulk : 1)
Barokah kepada Al-Quran
وَهَـذَا
كِتَابٌ أَنزَلْنَاهُ مُبَارَكٌ فَاتَّبِعُوهُ وَاتَّقُواْ لَعَلَّكُمْ
تُرْحَمُونَ
Dan Al-Qur'an ini
adalah kitab barokah (yang diberkati) yang Kami turunkan, maka ikutilah
(ajaran)nya, dan bertaqwalah agar kamu disayangi (oleh Allah). (QS. Al-An’am : 155)
Barokah kepada Tempat
إِنَّ
أَوَّلَ بَيْتٍ وُضِعَ لِلنَّاسِ لَلَّذِي بِبَكَّةَ مُبَارَكاً وَهُدًى
لِّلْعَالَمِينَ
Sesunguhnya rumah
yang mula-mula dibangun untuk (tempat beribadat) manusia, ialah (Baitullah)
yang di Bakkah (Makkah) yang dianugernhi barokah, dan menjadi petunjuk bagi
semua manusia. (QS.
Ali Imron ayat 96).
Barokah kepada
Manusia
وَجَعَلَنِي
مُبَارَكاً أَيْنَ مَا كُنتُ وَأَوْصَانِي بِالصَّلَاةِ وَالزَّكَاةِ مَا دُمْتُ
حَيّاً
Dan Dia menjadikan
aku (Nabi Isa as) seorang yang dianugerahi barokah dimana saja aku berada: dan
dia memerintahkan kepadaku untuk (mendirikan) shalat dan (menunaikan) zakat
selama aku hidup. (QS.
Maryam ayat 31)
Barokah kepada
Keluarga
وَقُل
رَّبِّ أَنزِلْنِي مُنزَلاً مُّبَارَكاً وَأَنتَ خَيْرُ الْمُنزِلِينَ
Dan berdo'alah: Ya
Tuhanku, tempatkanlah aku pada rumah yang dianugerahi barokah, dan Engkau
adalah sebaik-baik yang memberi tempat. (QS. Al-Mu'minun ayat 29)
Barokah kepada Waktu
إِنَّا
أَنزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةٍ مُّبَارَكَةٍ إِنَّا كُنَّا مُنذِرِينَ
Sesungguhnya Kami menurunkannya
(Al-Qu'an) pada suatu malam yang
dianugerahi barokah dan sesunggguhnya Kami-lah yang memberi peringatan. (QS. Ad-Dukhon ayat
3).
Barokah kepada Air
وَنَزَّلْنَا
مِنَ السَّمَاءِ مَاءً مُّبَارَكاً فَأَنبَتْنَا بِهِ جَنَّاتٍ وَحَبَّ الْحَصِيدِ
Dan Kami turunkan
dari langit, air yang telah dianugerahi barokah. Lalu Kami tumbuhkan dengan air
itu pohon dan bijibijian. (QS. Qof ayat 9)
Barokah kepada Rizki
اَللّهُمَّ
بَارِكْ لَناَ فِيْمَا رَزَقْتَنَا وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Ya Allah, anugerahkanlah barokah kepada
rizki kami, dan jagalah diri kami dari api neraka
SEBAB SEBAB DICABUTNYA BAROKAH
1.
Banyak
maksiat
وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرَى
آمَنُوا وَاتَّقَوْا لَفَتَحْنَا عَلَيْهِمْ بَرَكَاتٍ مِنَ السَّمَاءِ
وَالْأَرْضِ وَلَكِنْ كَذَّبُوا فَأَخَذْنَاهُمْ بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ
–الأعراف 96
Jikalau
Sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan
melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka
mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, Maka Kami siksa mereka disebabkan
perbuatannya.
عَنْ ثَوْبَانَ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «لَا يَزِيدُ فِي الْعُمْرِ إِلَّا الْبِرُّ، وَلَا يَرُدُّ الْقَدَرَ إِلَّا الدُّعَاءُ، وَإِنَّ الرَّجُلَ لَيُحْرَمُ الرِّزْقَ بِالذَّنْبِ يُصِيبُهُ» رواه إبن ماجه – حسن
Tidak dapat menambah usia kecuali kebaikan, tidak bisa
menolak ketentuan kecuali Do’a, dan seorang itu ditahan
rizkinya karena dosa yang dia lakukan
2. Bohong dan tipu daya (Janji
yang bohong)
إِنَّ أَبَا هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ،
قَالَ: سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، يَقُولُ:
«الحَلِفُ مُنَفِّقَةٌ لِلسِّلْعَةِ، مُمْحِقَةٌ لِلْبَرَكَةِ» رواه البخاري
Sumpah itu melariskan
dagangan tapi menghilangkan berkah
قَالَ
رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: " البَيِّعَانِ
بِالخِيَارِ مَا لَمْ يَتَفَرَّقَا، - أَوْ قَالَ: حَتَّى يَتَفَرَّقَا - فَإِنْ
صَدَقَا وَبَيَّنَا بُورِكَ لَهُمَا فِي بَيْعِهِمَا، وَإِنْ كَتَمَا وَكَذَبَا مُحِقَتْ
بَرَكَةُ بَيْعِهِمَا " رواه البخاري
Jual beli itu dengan
pilihan selama keduanya belum berpisah. Jika keduanya jujur dan transparan
diberkahi jual beli keduanya. Dan jika keduanya berdusta dan menyembunyikan
cacatnya dihapus keberkahan keduanya
3. Memakan barang haram (Transaksi
riba)
وَمَا آتَيْتُمْ مِنْ رِبًا لِيَرْبُوَ فِي أَمْوَالِ النَّاسِ فَلَا يَرْبُو عِنْدَ اللَّهِ
Dan apa yang kalian
berikan dari riba untuk memperbanyak harta manusia, maka tidak bertambah disisi
Alloh. (QS. Ar-Rum: 39)
4. Kufur Nikmat
وَإِذْ
تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ
إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ (7) ابراهيم
Dan (ingatlah juga), tatkala
Tuhanmu memaklumkan: "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan
menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka
sesungguhnya adzab-Ku sangat pedih
5. Berlebihan
أَنَّ
حَكِيمَ بْنَ حِزَامٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، قَالَ: سَأَلْتُ رَسُولَ اللَّهِ
صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَأَعْطَانِي، ثُمَّ سَأَلْتُهُ، فَأَعْطَانِي،
ثُمَّ سَأَلْتُهُ، فَأَعْطَانِي ثُمَّ قَالَ: «يَا حَكِيمُ، إِنَّ هَذَا المَالَ
خَضِرَةٌ حُلْوَةٌ، فَمَنْ أَخَذَهُ بِسَخَاوَةِ نَفْسٍ بُورِكَ لَهُ فِيهِ،
وَمَنْ أَخَذَهُ بِإِشْرَافِ نَفْسٍ لَمْ يُبَارَكْ لَهُ فِيهِ، كَالَّذِي
يَأْكُلُ وَلاَ يَشْبَعُ، اليَدُ العُلْيَا خَيْرٌ مِنَ اليَدِ السُّفْلَى» رواه
البخاري
Wahai Hakim, sesungguhnya harta itu hijau
lagi manis. Barangsiapa yang mencarinya untuk kedermawanan dirinya (tidak tamak
dan tidak mengemis), maka harta itu akan memberkahinya. Namun barangsiapa yang
mencarinya untuk keserakahan, maka harta itu tidak akan memberkahinya, seperti
orang yang makan namun tidak kenyang. Tangan yang di atas lebih baik daripada
tangan yang di bawah
6. Tidak Ridho terhadap Pemberian Allah SWT
أَنَّ اللهَ يَبْتَلِي عَبْدَهُ بِمَا أَعْطَاهُ،
فَمَنْ رَضِيَ بِمَا قَسَمَ اللهُ لَهُ، بَارَكَ اللهُ لَهُ فِيهِ، وَوَسَّعَهُ،
وَمَنْ لَمْ يَرْضَ لَمْ يُبَارِكْ لَهُ " رواه أحمد
Sesungguhnya Alloh
akan menguji hambaNya dengan pemberianNya, barangsiapa yang ridho dengan pembagian
Alloh kepadanya, maka Alloh akan memberikan barokah untuknya dan
menambahkannya. Dan barangsiapa yang tidak ridho, maka Alloh tidak akan
memberikan barokah untuknya

Komentar
Posting Komentar